Pasang Iklan

8.03.2009

Iran Balik Kecam Jerman

TEHERAN, KOMPAS.com — Iran, Senin (3/8), mengecam campur tangan Jerman terhadap urusan dalam negeri negara itu setelah Berlin mendesak pembebasan ratusan orang Iran yang ditangkap selama demonstrasi besar-besaran pascapemilihan umum Juni. Menteri Luar Negeri Frank-Walter Steinmeir, Minggu, mendesak pembebasan segera "tahanan-tahanan politik" di Iran. Pihak Jerman juga mengungkapkan keprihatinan serius mengenai persidangan 100 orang yang dituduh menyulut kerusuhan setelah terpilihnya kembali Mahmoud Ahmadinejad sebagai presiden dalam pemilu yang dipersoalkan itu. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Hassan Ghashghavi pada Senin malam mengecam pernyataan yang disampaikan menteri Jerman itu, kata kantor berita IRNA. "Permintaan Steinmeier bagi pembebasan segera para pemimpin dan elemen kerusuhan Teheran belum lama ini yang menyebabkan keadaan tidak aman dan kerugian... merupakan contoh nyata dari campur tangan seorang pejabat asing dalam prosedur pengadilan... sebuah negara merdeka," kata Ghashghavi. Ia juga menolak pernyataan tidak berdasar dari Steinmeier mengenai pelaksanaan persidangan yang tidak adil dan tidak transparan. Steinmeier mengatakan, Minggu, Berlin memiliki alasan untuk meyakini bahwa orang-orang yang dihadapkan ke pengadilan revolusioner di Teheran pada Sabtu (1/8) tidak akan memperoleh "persidangan yang transparan atau adil". "Laporan-laporan mengenai dimulainya persidangan anggota-anggota oposisi di Iran sangat mengkhawatirkan kami," kata menteri Jerman itu dalam sebuah pernyataan. "Pemerintah Iran diminta membebaskan tahanan-tahanan politik dan menghormati standar internasional bagi perlindungan hak-hak politik dan sipil warganya yang telah disepakati negara itu," katanya. Steinmeier mengatakan, Iran belum mengumumkan daftar lengkap tahanan oposisi politik yang akan menghadapi persidangan. "Jumlah pasti tahanan politik yang berada di dalam penjara yang ditangkap setelah pemilihan umum presiden yang dipersoalkan pada 12 Juni 2009 masih belum diketahui, namun jumlahnya diperkirakan ratusan," katanya. "Selain itu, ada sejumlah tahanan politik yang sudah ditangkap sebelumnya dalam beberapa tahun ini," tambah menteri Jerman itu. Republik Islam Iran mengatakan, sekitar 100 orang diajukan ke pengadilan revolusioner pada Sabtu (1/8) atas tuduhan-tuduhan yang antara lain melakukan kerusuhan, vandalisme, memiliki hubungan dengan kelompok-kelompok kontra-revolusi dan bersekongkol meluncurkan sebuah "revolusi beludru". Sejak pergolakan meletus, pasukan keamanan Iran menindak keras demonstran, dan ratusan pemrotes serta reformis kenamaan, wartawan dan analis ditangkap. Sekitar 30 orang tewas dan ratusan cedera dalam kerusuhan pascapemilihan presiden itu. Sebagian besar dari sekitar 2.000 orang yang semula ditangkap telah dibebaskan, tetapi sekitar 250 orang masih berada dalam penahanan. Para pemimpin dunia menyuarakan keprihatinan yang meningkat atas kerusuhan itu, yang telah mengguncang pilar-pilar pemerintahan Islam dan meningkatkan kekhawatiran mengenai masa depan negara muslim Syiah itu, produsen minyak terbesar keempat dunia. Presiden Mahmoud Ahmadinejad, yang telah membawa Iran ke arah benturan dengan Barat selama masa empat tahun pertama kekuasaannya dengan slogan-slogan anti-Israel dan sikap pembangkangan menyangkut program nuklir negaranya, dinyatakan sebagai pemenang dengan memperoleh 63 persen suara dalam pemilihan tersebut. Para pemimpin Iran mengecam campur tangan negara-negara Barat, khususnya AS serta Inggris, dan menuduh media asing, yang sudah menghadapi pembatasan ketat atas pekerjaan mereka, telah mengobarkan kerusuhan di Iran. Mantan Presiden Akbar Hashemi Rafsanjani mengecam propaganda yang dilakukan media asing mengenai pergolakan kekuasaan di jajaran tinggi kepemimpinan Iran. "Propaganda yang dilakukan media asing yang berusaha mengisyaratkan bahwa terjadi pergolakan kekuasaan di tingkat puncak pemerintahan merupakan hal yang tidak adil sama sekali bagi revolusi Islam," kata Rafsanjani. Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menghadapi krisis terbesar Iran sejak revolusi Islam 1979 setelah protes luas yang terjadi setelah pemilihan kembali Mahmoud Ahmadinejad pada 12 Juni menewaskan sedikitnya 30 orang. Khamenei mengecam protes itu dan memberikan dukungan tanpa syarat kepada Ahmadinejad dan mengumumkan bahwa pemilihan itu sah, meski dipersoalkan banyak pihak. Iran telah melarang media asing meliput pawai-pawai protes dan pertemuan yang diadakan oleh gerakan oposisi. Kementerian Luar Negeri Iran bahkan menunjuk langsung lembaga-lembaga siaran global seperti BBC dan Voice of America, dengan mengatakan bahwa mereka adalah agen-agen Israel yang bertujuan "memperlemah solidaritas nasional, mengancam integritas bangsa dan mendorong disintegrasi Iran".

Merpati Akhirnya Ditemukan

Laporan wartawan KOMPAS Ichwan Susanto JAYAPURA, KOMPAS.com — Tim misi pencarian, Selasa (4/8) pukul 06.00, berhasil menemukan titik jatuh pesawat. Kapten Pilot Erick hanya melihat ekor pesawat Merpati naas itu. "Pesawat sudah ditemukan,di daerah Ampisibil Pegunungan Bintang Papua. Kapten Erick yang terbang melakukan pencarian, pukul 06.00 menemukan lokasi pesawat koordinat 04'42'25 LS, 140'36'84 BT, sekitar 3 nautica mile dari Oksibil, ibu kota Pegunungan Bintan," ujar Kolonel (Pnb) Suwandi Miharja, Koordinator Tim Misi Pencarian, Selasa pagi. Pesawat berada di ketinggian 9.300 feet dengan terlihat ekor pesawat. Tim SAR telah disiapkan untuk evakuasi menggunakan satu heli Camoov. Suwandi belum berani menyimpulkan kondisi ke-16 orang dalam pesawat. "Kita tunggu hasil pengamatan lebih detail dari tim evakuasi," ujarnya.

Lakukan Saja!!!

Tugas Kita Hanya Meminta.. Biarkan Tuhan Yang Mengabulkannya.. Karna Dia Maha Pencipta.. Untuk Itu: Bersikaplah Sebagai Orang Yang Pantas Dipenuhi Permintaanya.. Pantaskanlah Diri Ini Untuk DikabulkaNya Permintaan2 Kita.. Berlakulah Sebaik Mungkin... Cintailah Orang Di Sekitar Kita.. Beranilah Bersikap Lebih Buat Orang Lain tapi Bukan Berlebihan.. Apa Yang Kita Lakukan Lebih Saat Ini Mungkin Belum Ada Harganya.. Tapi Tuhan Tidak Akan Diam, Tuhan Maha Melihat...Tuhan Tidak Buta.. Maka Pantas Buat Kita Diberikan Rizki dan Nikmat Yang Melimpah.. Bahkan Kita Pantas Mendapatkan Apa Yang Kita Minta.. Bersyukurlah Dengan Apa Yang DiberikanNya.. Sebab Syukur Adalah Alat Yang Merubah Hidup Kita Indah.. Membuat Hidup Ini Nikmat.. Membersihkan Hati Mensucikan Diri.. Inspirasi by MTGW

INDONESIA BERSATU

Save The World

 

Cari Tahu...


Banner

BLOGNYA ONEDEE Copyright © 2009 Community is Designed by Bie

world.gif Pictures, Images and Photos