Pasang Iklan
3.26.2009
Peraih Medali Olimpiade Diincar PTN Luar Negeri Tawarkan Sejumlah Fasilitas
Author: Customs One Zone
| Posted at: Kamis, Maret 26, 2009 |
Filed Under:
perlu anda tahu
|
Jakarta, - Sejumlah peraih medali olimpiade internasional di Tanah Air diincar...
perguruan tinggi di luar negeri. Selain memberikan iming-iming beasiswa, perguruan tinggi asing juga menawarkan sejumlah fasilitas lainnya, termasuk pekerjaan.
Firmansyah Kasim (18), siswa kelas III SMA Athirah Makassar yang pernah meraih medali emas di ajang olimpiade fisika internasional tingkat Asia dan internasional, Kamis (5/3), mengatakan, dirinya didatangi perwakilan dari Nanyang Technological University (NTU), Singapura, sejak setahun lalu. Perguruan tinggi ini menawarkan bebas tes masuk, beasiswa pendidikan, dan ikatan kerja selama tiga tahun di perusahaan di Singapura.
Dari dalam negeri, Firmansyah mengatakan, ia baru mendapat pemberitahuan dari Departemen Pendidikan Nasional awal 2009 untuk mengirimkan data dan pilihan perguruan tinggi negeri yang diinginkannya.
Namun baru dibilang ada jaminan bebas masuk tanpa tes. Diberi atau tidak beasiswa belum tahu. Saya cuma pernah dengar janji Presiden, tetapi belum tahu realisasinya, kata Firmansyah.
Meskipun ada tawaran menarik dari NTU Singapura, Firman mengaku tidak menerima tawaran itu. Dia lebih memilih untuk kuliah di Institut Teknologi Bandung.
Saya belum siap mental saja untuk kuliah di luar negeri. Saya berharap bisa diterima di ITB, kata Firmansyah yang memilih Jurusan Elektro dan Fisika.
Ke Jepang
Peraih medali emas olimpiade fisika Asia lainnya, Adam Badra Cahaya, berhasil lulus seleksi beasiswa pendidikan dari Pemerintah Jepang. Adam sedang belajar bahasa Jepang di negara Matahari Terbit supaya siap kuliah di Osaka University.
Peraih medali di ajang olimpiade fisika internasional lainnya ada juga yang diterima di Massachusetts Institute of Technology (MIT), Amerika Serikat.
Ahli Fisika Indonesia, Yohanes Surya, memberi rekomendasi bagi peserta Tim Olimpiade Fisika Indonesia yang berprestasi untuk bisa diterima di kampus bergengsi di dunia ini serta mendapatkan beasiswa pendidikan hingga mencapai gelar doktor.
Suharlan, Koordinator Olimpiade Tingkat SMA Depdiknas, mengatakan, sebenarnya sudah mulai banyak perguruan tinggi negeri yang membuka jalur penerimaan mahasiswa baru tanpa tes bagi peraih medali dari ajang olimpiade sains tingkat nasional dan internasional.
Sejumlah PTN, antara lain Universitas Indonesia, sudah melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Depdiknas untuk menerima siswa berprestasi agar bisa diterima tanpa harus melewati tes masuk.
Universitas Brawijaya, Malang, juga siap menerima peraih medali emas, perak, dan perunggu dari ajang olimpiade sains nasional untuk kuliah di kampus itu tanpa tes. Penandatanganan nota kesepahaman dengan Depdiknas masih diproses.
Suharlan menjelaskan, pihaknya juga sedang mendata para peraih medali dari berbagai kompetisi di dalam dan luar negeri. Data calon mahasiswa serta pilihan tempat kuliah itu diserahkan ke Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Depdiknas. Pemerintah juga berjanji, mulai 2009 akan memberikan beasiswa pendidikan penuh kepada mereka yang kuliah di dalam dan luar negeri.
Karena banyak ajang olimpiade yang digelar di tingkat internasional, harus ada kriterianya bagi penerima beasiswa atau bebas tes masuk PTN di dalam negeri, kata Suharlan.
Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Depdiknas Fasli Jalal beberapa waktu lalu menjelaskan, pemerintah mengalokasikan dana sekitar Rp 21 miliar untuk beasiswa pendidikan bagi peraih medali di ajang internasional. Untuk peraih medali emas di tingkat internasional, pemerintah mendukung biaya pendidikan hingga program doktor, baik di dalam maupun luar negeri.
Secara terpisah, Direktur Kemahasiswaan Universitas Gadjah Mada Sentot Haryanto mengatakan, untuk tahun ajaran 2009/ 2010, UGM akan menggratiskan biaya kuliah selama delapan semester bagi 1.000 mahasiswa tidak mampu maupun mahasiswa berprestasi.
Rektor Universitas Negeri Surabaya Haris Supratno mengatakan, setiap tahun sekitar 3.000 mahasiswa Unesa mendapat beasiswa. Beasiswa diprioritaskan bagi mahasiswa yang tidak mampu secara ekonomi agar perkuliahannya tetap berjalan hingga meraih gelar sarjana.(ELN/IRE/WKM/RAZ) -Kompas-
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar
Terimakasih Atas Komentar Anda...