Pasang Iklan

1.28.2010

Manfaat Ciplukan

Di kalangan masyarakat Indonesia ciplukan semula hanya dianggap sebagai tanaman liar dan tidak ada gunanya, bahkan hingga sekarang tanaman ini masih dikenal dan tumbuh liar hanya sedikit orang yang tahu manfaat ciplukan ini setidaknya ditempat penulis. Tidak tahunya di Prancis ciplukan telah bertengger sebagai buah eksklusif yang banyak digemari oleh para eksekutif. Bangsa lain yang juga suka makan buah ciplukan adalah orang Amerika, Kanada, Korea Selatan dan Taiwan. Selain ciplukan dimakan sebagai buah segar, semakin merebaknya pengobatan alternatif dan menggebunya dunia periset masa kini, permintaan ciplukan semakin melambung. Sebenarnya ciplukan itu tanaman bagaimana? Tumbuhan Ciplukan (Physalis minina) merupakan tumbuhan liar, berupa semak/perdu yang rendah (biasanya tingginya sampai 1 meter) dan mempunyai umur kurang lebih 1 tahun.dan termasuk suku terung terungan (Calanacea). Dapat tumbuh di segala jenis tanah. Di tegalan, sawah dan halaman rumah. Biasanya ciplukan dapat tumbuh subur berdampingan dengan tanaman kedelai. Tumbuhan ini tumbuh dengan subur di dataran rendah sampai ketinggian 1550 meter diatas permukaan laut, tersebar di tanah tegalan, sawah-sawah kering, serta dapat ditemukan di hutan-hutan jati. Bunganya berwarna kuning, buahnya berbentuk bulat dan berwarna hijau kekuningan bila masih muda, tetapi bila sudah tua berwarna coklat dengan rasa asam-asam manis. Buah Ciplukan yang muda dilindungi cangkap (kerudung penutup buah). Tanaman ini memiliki nama local yang bermacam-macam antara lain: Morel berry (Inggris), Ciplukan (Indonesia), Ceplukan (Jawa); Cecendet (Sunda), Yor-yoran (Madura), Lapinonat (Seram); Angket, Kepok-kepokan, Keceplokan (Bali), Dedes (Sasak); Leletokan (Minahasa); Sebagai tanaman yang dipercaya dapat mengobati ataupun sebagai tanaman obat, ciplukan memiliki kandungan vitamin C yang relatif lebih tinggi dari buah anggur. Itulah yang menjadikan ciplukan sangat efektif dapat mengobati luka seperti yang dialami tentara Romawi. Selanjutnya Boorsma dan De Cleroq, penulis terkenal mengatakan, akar, daun dan buah ciplukan sangat manjur untuk mengobati luka, diabetes dan tekanan darah tinggi. Di zaman Belanda para pekerja bila kaki atau tangannya luka kena sabit, cepat sembuh setelah diobati daun ciplukan, buah coklat muda. Penyakit dan Bagian Tanaman yang dipergunakan 1. Diabetes Mellitus Bahan: tumbuhan ciplukan yang sudah berbuah dicabut beserta akar-akarnya dan dibersihkan. Cara membuat: dilayukan dan direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tingga 1 gelas, kemudian disaring Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari. 2. Sakit paru-paru Bahan: tumbuhan ciplukan lengkap (akar, batang, daun, bunga dan buahnya). Cara membuat: direbus dengan 3-5 gelas air sampai mendidih dan disaring. Cara menggunakan: diminum 3 kali sehari 1 gelas. 3. Ayan Bahan: 8-10 butir buah ciplukan yang sudah dimasak. Cara menggunakan: dimakan setiap hari secara rutin. 4. Borok Bahan: 1 genggam daun ciplukan ditambah 2 sendok air kapur sirih. Cara membuat: ditumbuk sampai halus Cara menggunakan: ditempelkan pada bagian yang sakit

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih Atas Komentar Anda...

 

Cari Tahu...


Banner

BLOGNYA ONEDEE Copyright © 2009 Community is Designed by Bie

world.gif Pictures, Images and Photos